>>
Sharing Post

PELAYANAN PRIMA BANK UMUM SYARIAH


Pelayanan Bank SyariahBank Muamalat dan BSM semakin menampakkan persaingan sengit antarkeduanya. Tidak saja dari sisi produk perbankan, tapi juga pelayanan. Adu balapa kerap mereka tontonkan. Namun, ada BCA Syariah yang tampak low prifile, tapi memiliki kualitas pelayanan yang tak kalah ciamik.

1. Bank Muamalat 

BANK Muamalat mengalami perubahan paradigma bisnis sejak pergantian pucuk pimpinan dari Riawan Amin ke Arviyan Arifin pada 2009. Imbasnya, kultur melayani ikut berubah, pola pemasaran tidak lagi mengusung haram-halal, dan bisnis semakin agresif. Dimensi pelayanannya pun makin modern, yang dibuktikan dengan perluasan jaringan ATM hingga mencapai 1.000 unit per 2012.

Buah perubahan itu ada. Dalam riset bertajuk “Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2012/2013”, di kelompok BUS Bank Muamalat menjadi yang terbaik dengan total skor 85,91% atau meningkat dari perolehan skor pada rating BSEM tahun lalu.

Aspek pelayanan customer service dan teller Bank Muamalat mengungguli kualitas pelayanan bank-bank syariah lainnya dengan skor masing-masing 78,33% dan 94,09%. Sementara, untuk peralatan banking hall dan kenyamanan ruangan, Bank Muamalat memperoleh skor sempurna (100%) bersama dengan beberapa BUS lain, seperti BSM, BCA Syariah, dan BRI Syariah.

Jika melihat hasil rating, Bank Muamalat boleh dibilang fokus pada peningkatan kualitas SDM. Bank ini juga menyadari pentingnya fasilitas fisik dan teknologi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabahnya. Meski menjadi yang terbaik, bukan berarti Bank Muamalat harus berpuas diri. Inovasi pelayanan dan produk mesti terus dilakukannya. Pasalnya, BUS lain menguntit Bank Muamalat. Rival dekatnya, yaitu BSM, sejak lahir seperti tak kenal lelah untuk mengalahkan Bank Muamalat dari sisi apa pun.

2. Bank Syariah Mandiri (BSM)

DI kelompok BUS, BSM menjadi salah satu yang disegani. Dari sisi aset, bank yang dipimpin Yuslam Fauzi ini merupakan bank syariah terbesar dengan total aset Rp54,24 triliun per 2012. Sementara, untuk kinerja keuangannya, terutama pos DPK, BSM mengoleksi dana Rp46,68 triliun atau menguasai 37,60% dari total pangsa DPK BUS. Besarnya DPK BSM seakan membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat kepada bank syariah ini.

Dalam membangun kepercayaan masyarakat, bank yang berencana go pubic pada 2014 ini juga fokus pada pelayanan nasabah, termasuk dengan memperluas jaringan kantornya. Pada 2012 jaringan kantor BSM mencapai 565 unit. Sebagai bank syariah yang modern, BSM juga melengkapi diri dengan layanan electronic banking yang mumpuni, mulai dari jaringan ATM, internet banking, mobile banking, hingga SMS banking.

Pada rating “Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2012/2013”, bank yang pada 2012 membukukan laba bersih Rp806 miliar ini berada di peringkat kedua dalam pelayanan prima (service excellent) dengan total skor 82,72%, meningkat dari skor tahun lalu. Pada beberapa aspek pelayanan, bank yang pada rating tahun lalu hanya berada di urutan keempat ini memperoleh nilai tertinggi dan sempurna, seperti aspek ATM, peralatan banking hall, dan kenyamanan ruangan.

3. BCA Syariah

PRESTASI BCA Syariah pada rating “Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2012/2013” mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu. Pada rating sebelumnya, BCA Syariah tampil sebagai bank syariah terbaik dalam pelayanan prima (service excellent) di kelompok BUS. Namun, tahun ini bank yang dipimpin Yana Rosiana ini hanya menempati posisi ketiga dengan total skor 79,98%, turun 5,85 poin dari skor tahun lalu.

BCA Syariah mengalami sejumlah penurunan pada beberapa aspek pelayanan, antara lain customer service, teller, peralatan banking hall, dan kenyamanan ruangan. Kendati kualitas pelayanan BCA Syariah pada rating BSEM kali ini menurun, bank ini tetap layak diberi pujian karena setidaknya tetap bertengger di posisi tiga besar bank syariah terbaik dalam pelayanan.

BCA Syariah harus segera memodernisasi pelayanan elektroniknya seperti yang dimiliki induknya, yaitu BCA. Sebab, banyak fitur transaksi elektronik yang ada di BCA ternyata belum diimplementasikan di BCA Syariah.

Masih tingginya kualitas pelayanan BCA Syariah juga berkontribusi terhadap kinerja keuangan bank syariah ini. Lihat saja pos DPK-nya. Per 2012 himpunan dana bank syariah ini tumbuh 46,02% dari tahun sebelumnya. Hal itu menandakan bahwa masyarakat tetap percaya dan menerima pelayanan yang diberikan BCA Syariah. (*)

sumber: Infobanknewsdotcom

About Admin Blog

Seorang Karyawan Administrasi yang ingin berbagi informasi tentang kampus STIE EKUITAS serta informasi lainnya yang (mungkin) bermanfaat bagi pembaca....ORANG KREATIF = ORANG SUKSES

Diskusi

Belum ada komentar.

Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Informasi Lainnya

Masukkan Alamat email anda untuk mengikuti Blog ini dan anda akan menerima tulisan terbaru lewat email (Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.)

Bergabunglah dengan 207 pengikut lainnya

Flag Counter

STIE EKUITAS Blog telah di Klik

  • 134,894 Kali
%d blogger menyukai ini: