>>
Tulisan Ilmiah

Kumpulan Teori Pengembangan SDM Bag.1


TEORI-TEORI PENGEMBANGAN SDM

Oleh : Rachmat Gumilar, S.Pd., M.Pd

1.       Human Resource Development: Performance Is the Key

Oleh : Richard A. Swanson

Pengembangan sumber daya manusia adalah suatu proses pengembangan dan / atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi dan pelatihan personil untuk tujuan meningkatkan kinerja.

Komponen pengembangan sumber daya manusia: Dua komponen utama dari SDM adalah (1) pelatihan dan pengembangan dan (2) pengembangan organisasi. Selain itu, HRD memiliki tiga area aplikasi penting: manajemen sumber daya manusia, pengembangan karir, dan peningkatan kualitas.

Pengembangan Organisasi adalah proses sistematis menerapkan perubahan organisasi untuk tujuan meningkatkan kinerja dan Pelatihan dan pengembangan adalah proses sistematis mengembangkan keahlian dalam individu-individu untuk tujuan meningkatkan kinerja.

2.       Manajemen Pengembangan Mutu Dosen Dalam Peningkatan Hasil Belajar Mahasiswa

Penulis : Lilik Huriyah

Artikel Lentera, No. 14 Vol 8, Agustus 2009

Pengembangan mutu dosen adalah uatu proses meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan dosen dalam melaksanakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga tugas dan kewajibannya tersebut dapat dikerjakan secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan pendidikan tinggi. Pengembangan mutu dosen mutlak dilakukan sejak lembaga perguruan tinggi menetapkan kebutuhan dosen, termasuk jumlah, kualifikasi dan penempatannya; menetapkan kebijakan rekrutmen, menetapkan kebijakan seleksi. Selanjutnya pengembangan mutu dosen dapat dilakukan dengan menetapkan kebijakan pengembangan bagi dosen yang sudah direkrut dengan menyediakan sarana pendukung untuk pengembangan secara mandiri, seperti akses internet ke situs-situs gratis, penyediaan buku-buku dan jurnal-jurnal untuk pengembangan wawasan keilmuan, mengadakan penilaian kerja sebagai bahan peningkatan gaji, menetapkan kebijakan untuk pengembangan profesi dosen. Dan yang tak kalah pentingnya adalah menetapkan kebijakan yang mendukung dosen untuk mendapatkan kesempatan beasiswa.

 3.       Pengaruh Program Pengembangan  Karir dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Penulis : Drs. Herlan Suherlan, MM

Jurnal Pariwisata – STP Bandung

Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan competitive advantage dari perusahaan. Oleh karena itu, pengelolaan SDM oleh manajemen harus mendapatkan prioritas utama. Melalui perencanaan SDM, yang merupakan fungsi awal dan kegiatan departemen SDM, diketahui kebutuhan SDM dan analisis pekerjaan, yang merinci orang dengan kualifikasi tertentu, yang selanjutnya dilakukan proses rekrut, seleksi dan orientasi, terkumpul biodata dan preferensi karir karyawan yang selanjutnya proses penilaian karyawan dapat dipergunakan sebagai media umpan balik untuk perencanaan dan konseling bagi karyawan. Pada saat ini ada kecenderungan bahwa perencanaan karir lebih banyak dipergunakan untuk karyawan profesional, karyawan teknis dan manajerial, serta bagi karyawan yang berminat saja, sedangkan perencanaan karir akan lebih efektif bila karyawan yang bersangkutan mempunyai minat terhadaap karirnya dan supervisornya merasa berkepentingan dan mampu memberi bimbingan. Seringkali seseorang mmemiliki lebih dari satu macam pekerjaan selama masa kerja-nya. Sebuah riset di Amerika menyatakan bahwa rata-rata respondennya memiliki delapan macam pekerjaan yang berbeda yang berkaitan satu sama lain selama masa kerjanya. Inilah yang kemudian sering mereka sebut sebagai karir. Beberapa ahli mendefinisikan karir sebagai tahaptahap perkem-bangan pengalaman kerja seseorang selama masa kerjanya.

4.       Pengembangan Kinerja Menuju Produktivitas (Telaah Masalah Sumber Daya Dosen PTS)

Jurnal – KOPERTIS Wilayah 4 JABAR & Banten

Pengembangan SDM memiliki dua konsep. Pertama adalah konsep normative dan kedua konsep teknis. Konsep normatif berkenaan dengan fungsi-fungsi dasar yang harus ada dalam kehidupan manusia dan menjadi patokan ideal untuk pelaksanaan konsep yang lebih implementatif (konsep teknis). Sedangkan yang kedua konsep teknis, adalah berkaitan dengan implementasi konsep pertama yang bersifat conditioning dan kasuistis. Manajemen pendidikan memasukkan pengembangan (development) sebagai salah satu fungsi dalam manajemen SDM, adapun fungsi yang lain, adalah: planning, recruitment, selection, induction, appraisal, conpetation, continuity, security, bargaining, information (Castetter, 1981, 51). Tujuan dari pengembangan adalah meningkatkan kinerja (performance) guna tercapainya efisiensi, efektivitas dan gilirannya dapat meningkatkan produktivitas.

Dengan demikian “pengembangan” adalah upaya sistematis untuk memberdayakan komponen SDM melalui tindakan optimal terhadap factor-faktor pembentuk produktivitas kinerja individu maupun kelompok. Hal tersebut selaras dengan pendapat Castetter (1982:275) yang menyatakan pengembangan harus dipandang sebagai kegiatan untuk meningkatkan kemampuan perseorangan agar lebih bertanggungjawab dalam system.

About Admin Blog

Seorang Karyawan Administrasi yang ingin berbagi informasi tentang kampus STIE EKUITAS serta informasi lainnya yang (mungkin) bermanfaat bagi pembaca....ORANG KREATIF = ORANG SUKSES

Diskusi

Belum ada komentar.

Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Informasi Lainnya

Masukkan Alamat email anda untuk mengikuti Blog ini dan anda akan menerima tulisan terbaru lewat email (Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.)

Bergabunglah dengan 207 pengikut lainnya

Flag Counter

STIE EKUITAS Blog telah di Klik

  • 134,894 Kali
%d blogger menyukai ini: